AKU TEMUKAN NAMAMU

selepas jingga sunyi membelah bumi
jiwa yang tertimbun mimpi telah tergali
angin berhembus pada desah nafas pengelanaanku
tak ada ujung untuk menemukan namamu

riak mata air
desir angin padang
padaku bersaksi
seperti kesaksian telaga pada ikan-ikan kecil
saat aku temukan namamu
dalam perseteruan malam dengan hening
terlontar sajak purba
terangkum dalam keindahan kata-kata

aku temukan namamu
di antara hitungan masehi aku berkata pada diri
rahasia rahim ibu adalah cermin
untuk malam-malamku
untuk siang-siangku
ada titipan wajah-wajah yang berdosa
selayak doa yang bertanda laki-laki

kasih sayang adalah hitungan sebelum kematian
aku temukan namamu

ketika aku meninggalkan semesta
namamu telah abadi bersama sajakku
dan kutunggu kau di gubuk sejatiku

Rumahlebah, 2007

~ oleh majakelana di/pada Desember 9, 2007.

Tinggalkan Balasan